Bupati Muara Enim Bidik Potensi PBBKB Industri hingga Rp600 Miliar per Tahun

Foto : Bupati Muara Enim saat menerima Kunker DPRD Sumsel

MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus berupaya mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat pembiayaan pembangunan. Salah satu sektor yang menjadi perhatian serius adalah Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sektor industri yang dinilai masih memiliki potensi sangat besar.

Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Provinsi Sumatera Selatan di Kantor Bappeda Kabupaten Muara Enim pada Senin (26/05/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi peningkatan pendapatan daerah melalui optimalisasi potensi pajak, khususnya PBBKB sektor industri yang selama ini menjadi salah satu sumber penerimaan penting bagi daerah.

Dalam pertemuan itu dijelaskan bahwa Kabupaten Muara Enim sebagai salah satu daerah penghasil batubara terbesar di Sumatera Selatan memiliki aktivitas industri pertambangan yang sangat tinggi. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Saat ini, penerimaan PBBKB dari Kabupaten Muara Enim telah mencapai sekitar Rp150 miliar per tahun dan menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan.

Namun demikian, berdasarkan hasil kajian, potensi penerimaannya diperkirakan masih dapat ditingkatkan hingga lebih dari Rp600 miliar per tahun apabila pengawasan, pendataan, dan kepatuhan wajib pajak dapat dioptimalkan.

Bupati Edison menegaskan Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengoptimalkan penerimaan daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, DPRD, serta para pelaku usaha menjadi kunci dalam menggali potensi pajak yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

“Optimalisasi PBBKB bukan semata-mata untuk meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga sebagai upaya mewujudkan keadilan fiskal, meningkatkan kepatuhan pajak perusahaan, serta menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan sektor-sektor strategis lainnya,” ujar Bupati Edison.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen mendukung seluruh langkah pemerintah provinsi dalam melakukan pendataan, pengawasan, serta penertiban terhadap objek pajak yang berpotensi meningkatkan PAD tanpa menghambat iklim investasi.

Melalui langkah tersebut diharapkan potensi PBBKB sektor industri dapat dimaksimalkan sehingga mampu menjadi salah satu motor penggerak peningkatan PAD dan mempercepat terwujudnya pembangunan Kabupaten Muara Enim yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha, Kabupaten Muara Enim optimistis mampu menggali sumber-sumber pendapatan baru demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di Bumi Serasan Sekundang. (Kalbadri)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan