
Foto : pose bersama
MUARA ENIM – Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Muara Enim dinilai membutuhkan kolaborasi yang semakin kuat antara media, pelaku wisata, dunia pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mampu memperluas promosi potensi wisata daerah, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi dan kegiatan kreatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Coffee Morning Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim bersama Ketua Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Muara Enim sekaligus Owner Plumeria Eco Park, dr Doli Sitompul, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Muara Enim, serta tokoh masyarakat H Taufik Rahman SH.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Plumeria Eco Park Muara Enim, Jumat (25/9/2026), dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban. Meski demikian, sejumlah gagasan strategis mengemuka dalam diskusi, khususnya mengenai pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, pendidikan, serta peran media dalam mempromosikan berbagai potensi Kabupaten Muara Enim.
Ketua PWI Kabupaten Muara Enim, Sigit Eko Raharjo, mengatakan Coffee Morning tersebut menjadi ruang untuk saling bertukar informasi sekaligus menggali potensi yang dimiliki masing-masing pihak.
Menurutnya, Masata memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai kondisi riil sektor pariwisata di daerah. Sementara IGI dapat memberikan perspektif dan gagasan dari dunia pendidikan, sedangkan PWI memiliki peran strategis melalui jaringan media dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
“Forum ini penting untuk saling menggali potensi. Dari Masata kita bisa mengetahui kondisi riil pariwisata daerah, IGI menyampaikan ide-ide membangun, sementara PWI menyampaikan perkembangan media saat ini,” ujar Sigit.
Media Jadi Kekuatan Promosi Daerah
Sigit mengatakan perkembangan teknologi informasi dan media digital saat ini justru membuka peluang semakin besar dalam memperkenalkan potensi daerah.
Media, menurutnya, tidak lagi sebatas menjadi sarana penyampaian informasi. Lebih dari itu, media dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi, membangun kesadaran masyarakat, serta membantu memperkenalkan destinasi wisata dan produk ekonomi kreatif kepada publik yang lebih luas.
Karena itu, PWI Muara Enim membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola Plumeria Eco Park, dalam mengembangkan pola promosi dan publikasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan informasi pariwisata yang menarik, edukatif dan berkelanjutan sehingga berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Muara Enim semakin dikenal masyarakat.
Plumeria Eco Park Sambut Kolaborasi
Ketua Masata Muara Enim sekaligus Owner Plumeria Eco Park, dr Doli Sitompul, menyambut positif gagasan kolaborasi tersebut.
Menurut Doli, keberadaan PWI dan media memiliki posisi penting dalam membantu memperkenalkan berbagai potensi wisata yang selama ini mungkin belum banyak diketahui masyarakat.
Informasi yang aktual dan dikemas secara menarik dinilai dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk membangun ketertarikan masyarakat terhadap destinasi wisata daerah.
Ia berharap komunikasi dan diskusi yang telah terbangun tidak berhenti pada pertemuan tersebut, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi konkret yang memberikan manfaat bagi kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Muara Enim.
Kolaborasi Diharapkan Lahirkan Inovasi
Dukungan juga disampaikan tokoh masyarakat H Taufik Rahman SH. Menurutnya, kemajuan suatu daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat hanya mengandalkan satu sektor.
Pertemuan antara insan pers, pelaku wisata dan dunia pendidikan dinilai dapat menjadi awal munculnya berbagai gagasan kreatif yang nantinya bisa dikembangkan menjadi kegiatan nyata.
“Kolaborasi itu penting. Mudah-mudahan adanya kolaborasi antara IGI, Plumeria Eco Park dan PWI bisa menciptakan inovasi-inovasi kreativitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IGI Kabupaten Muara Enim, Ardi Saputra, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membangun kolaborasi dengan berbagai elemen.
Menurut Ardi, dunia pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan potensi daerah. Keterlibatan para pendidik diharapkan dapat ikut mendorong lahirnya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sinergi antara pendidikan, pariwisata, media dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk membuka lebih banyak ruang kreativitas sekaligus memperkuat promosi potensi Kabupaten Muara Enim.
Melalui Coffee Morning ini, PWI Muara Enim bersama Masata, IGI, Plumeria Eco Park dan elemen masyarakat berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dalam berbagai program konkret.
Dengan kekuatan publikasi media, potensi destinasi wisata, dukungan dunia pendidikan serta partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu ikut mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung kemajuan Kabupaten Muara Enim. (Kalbadri)

No Responses